AsiaCalling

Home Berita Cambodia Program Interaktif Baru Mendorong Anak Muda Kamboja Ikut Pemilu

Program Interaktif Baru Mendorong Anak Muda Kamboja Ikut Pemilu

E-mail Cetak PDF

Download Kamboja dijadwalkan untuk menggelar pemilu pada bulan Juni mendatang, dan pemilu nasional tahun depan.

Sekitar sembilan juta orang sudah terdaftar untuk memberikan suara, lebih dari separuhnya adalah anak muda.

Tapi sebuah survei tahun 2010 lalu menunjukkan kalau anak muda Kamboja jarang sekali terlibat dalam kehidupan bernegara, kurang dari 10 persen pernah memberikan pendapatnya kepada pemerintah.

Satu program interaktif di berbagai media masa kini mencoba mengubah keadaan itu.

Program ini disebut Loy9 – berarti ‘pujian’ dalam bahasa anak muda setempat - berupaya  mendorong anak muda ikut dalam Pemilu mendatang.

Borin Noun bertemu dengan para produser muda Loy9 yang penuh semangat di Pnom Penh.

Drama TV ini memperlihatkan sekelompok anak muda Kamboja tengah membantu warga setempat membangun jalan di sebuah desa.

Ini adalah satu bagian dari program Loy9 yang mulai disiarkan bulan lalu.

Ini adalah  kampanye media masa yang bertujuan untuk menarik minat para anak muda untuk terlibat dalam kehidupan bernegara.

Tujuan pertama adalah utuk mendorong para pemilih yang sudah memenuhi syarat untuk memberikan suara mereka dalam pemilu tahun ini.

Ini akan menjadi pemilu dengan jumlah pemilih pemula terbanyak setelah Pemilu pada 1993 silam.

Program Loy9 disiarkan dua kali seminggu di sejumlah saluran komersil dan TV kabel paling populer di negeri itu.

Ros Marie adalah produser utama program ini.

“Program Loy9 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para anak muda, supaya mereka tahu hak-hak dan tugas mereka dalam masyarakat. Tapi kami tidak bisa memaksa mereka bertindak untuk membentuk masa depan mereka. Sebaliknya kami menjelaskan pada mereka, masa depannya akan cerah kalau mereka juga turut mengubah masyarakat.”

Program ini juga bisa diikuti di berbagai surat kabar, online dan di sejumlah stasiun radio setempat.

Ani dan Sokh Pheap adalah penyiar di radio komersil 103 FM.

Dalam program Loy9 para pendengar bisa menelfon dan menyampaikan pendapat mereka.

Hari ini mereka membahas berbagai kesempatan kerja setelah selesai kuliah nanti.

Kamboja memiliki jumlah penduduk paling muda di kawasan Asia Tenggara, dimana satu dari setiap tiga orang berusia antara 15 sampai 30 tahun.

Pertunjukkan TV yang paling populer dari program itu adalah “Bright Spots” rangkaian film yang menceritakan kisah orang muda Kamboja yang sudah membuat perbedaan.

Film ini menceritakan kisah Hout Khem.

Dulu dia menebang pohon untuk membuat arang bersama keluarganya. Tapi setelah melihat pohon-pohon itu mati, ia berhenti melakukannya. Hout kini menjadi pemandu ekowisata, dan menjadi panutan bagi orang lain untuk melestarikan hutan yang lebat.

Chhun Ly, mahasiswa berusia 22 tahun adalah penggemar berat program ini.

“Kita adalah bagian inti dari masyarakat. Kita harus melepaskan cara pandang yang negatif dan mengubahnya, supaya kita bisa punya masa depan yang positif.“

Sekarang sudah Minggu malam dan Sry Poa sedang menonton progam TV Loy9 bersama anak-anak laki-lakinya yang sudah ABG.

Ia ingin anak-anaknya mampu mengambil keputusan yang baik untuk mereka sendiri di masa mendatang.

“Saya ingin anak-anak laki-laki saya menjadi warga negara yang baik. Kalau mereka bisa mengubah dunia dengan pengetahuannya, saya harap ini akan membantu mereka meraih masa depan yang cerah.”

Khun Thearith mahasiswa berusia 23 tahun mengatakan program ini sudah memperluas perspektifnya.

Ini bukan kali pertama mereka untuk memberikan suaranya, tapi dia sudah siap melakukannya lagi tahun ini.

“Para anak muda harus menempatkan mereka sebagai inti dari keluarga. Kita harus tahu siapa diri kita ini sekarang, dan kita  memimpin diri kita menuju masa depan, dengan cara membuat keputusan. Kita harus membuat keputusan yang baik untuk meraih masa depan yang lebih cerah.“

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 20 Februari 2012 10:32 )  

Add comment


Security code
Refresh