AsiaCalling

Home Berita Timor Leste

Timor Leste

Geng Timor Leste Bagaikan ‘Bom yang Hampir Meledak’

E-mail Cetak PDF

Download Kampanye yang gemuruh dan meriah memadati jalanan ibukota Timor Leste, Dili, selagi negeri itu bersiap-siap untuk menggelar pemilu presiden.

Pemilu pertama yang digelar di negeri itu pada 2006 diwarnai dengan kekerasan politik, dan pemilu pemilu tahun ini akan menjadi ujian penting bagi kestabilan politik di negara yang baru dan miskin tersebut. 

Dengan tingkat pengangguran yang tinggi, pendidikan yang rendah serta ribuan orang Timor yang bergabung dengan geng bela diri, para analis mengatakan, kelompok-kelompok ini bagaikan bom waktu yang bisa meledak sewaktu-waktu.

Kate Lamb menginvestigasi lebih lanjut dari  Dili.


Terakhir Diperbaharui ( Senin, 19 Maret 2012 10:21 )
 

Saksi Bisu Penjajahan Indonesia di Timor Leste

E-mail Cetak PDF

Download Selama 24 tahun penjajahan Indonesia di wilayah tetangga Timor Timur, Penjara Balide adalah tempat yang sangat menyeramkan.

Dibangun pada 1963 selama masa penjajahan Portugis, tempat ini digunakan militer Indonesia sebagai penjara bagi tahanan politik yang berani mendukung gerakan pembebasan.

Ribuan orang ditahan di sini.

Sekarang bangunan menyeramkan ini adalah museum yang mengajarkan pada generasi muda Timor Leste tentang sejarah kelam negara mereka.

Citra Prastuti mengajak Anda masuk ke dalam museum.

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 06 Februari 2012 10:40 )
 

‘Kalau Ada Waktu, Pulanglah ke Rumah’: Keluarga Timor Leste yang Terpisah

E-mail Cetak PDF

Foto: Citra

Download Indonesia menjajah Timor Leste selama 24 tahun.

Selama itu, sekitar empat ribuan anak-anak Timor dibawa keluar dari negeri itu oleh orang-orang Indonesia – dengan atau tanpa izin dari orangtua.

Setelah Timor Leste merdeka, sejumlah keluarga yang terpisah itu bisa kembali bertemu; tapi masih ada yang terus mencari.

Citra Prastuti bertemu keluarga yang masih mencari itu.

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 16 Januari 2012 13:21 )
 

Perjalanan panjang menuju rumah... Anak-anak Timor Leste yang hilang

E-mail Cetak PDF

Download Setelah berusia 18 tahun, Alexhia Cordova da Silva baru tahu kalau dia sebetulnya orang Timor, bukan orang Indonesia.

Alexhia adalah satu dari hampir empat ribuan anak-anak Timor Leste yang dibawa keluarga Indonesia selama masa pendudukan di Timor Timur.

Mereka dibawa tentara, yayasan dari Indonesia atau keluarga sipil.

Di kebanyakan kejadian, keluarga angkat berjanji kepada orangtua kandung kalau mereka akan memberikan pendidikan kepada anak-anak Timor Leste yang mereka bawa. Setelahnya, mereka akan dipulangkan kembali ke keluarga.

Tapi itu tak selalu terjadi.

Citra Prastuti mengurai kembali kisah Alexhia yang dimulai pada 1992 di Lospalos, di ujung timur Timor Leste.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 28 Desember 2011 14:12 )
 

20 Tahun Berlalu, Keluarga Masih Mencari Jenazah Korban Pembantaian Santa Cruz

E-mail Cetak PDF

Download 20 tahun lalu bulan ini, lebih dari 250 pelajar yang tak bersenjata tewas ketika tentara Indonesia menembaki suatu upacara penguburan di pemakaman Santa Cruz, Timor Timur.

Sejumlah 250 orang lainnya hilang, diyakini tewas, dan hampir 400 orang terluka.

Hanya sedikit jenazah yang berhasil ditemukan dari insiden hari itu.

Seperti dilaporkan Leoneto Gonsalves dari Dili, keluarga-keluarga korban meminta pemerintah melakukan sesuatu sehingga mereka bisa menguburkan jenazah keluarga selamanya.

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 28 November 2011 10:13 )
 
Halaman 1 dari 2